Lima Cara Belajar Bahasa Asing
Dimuat pada Feb 26 2013 Kategori: Artikel Dilihat 90 kali
Di era global saat ini, kemampuan berbahasa asing menjadi sesuatu yang
perlu dimiliki oleh para profesional muda. Banyak orang akhirnya menghabiskan
uang mereka dengan membelisoftware dan buku teks untuk belajar
bahasa asing dan mereka memang mencapai hasil yang menggembirakan.
Namun sebenarnya, tak perlu mahal lho untuk bisa
memiliki kemampuan bahasa asing yang baik. Dengan budget yang
minim, Anda bisa memperoleh alat pembelajaran bahasa asing dengan hasil
maksimal pula.
Seperti ditayangkan oleh Telegraph,
Anne Merritt, pengajar EFL di Korea Selatan, menyebut ada lima cara untuk
membantu meningkatkan kemampuan berbahasa asing Anda. Jika tak benar-benar
gratis, maka paling tidak sangat murah. Apa saja?
1. Koran online
Koran online berbahasa asing
merupakan aset yang tak ternilai bagi siapa saja yang mau belajar. Koran selalu
ter-update, berkaitan erat dengan budaya, dan dapat membantu orang-orang
yang belajar dari level kemampuan mana pun.
Iklan pendek dan teks foto merupakan tantangan
awal bagi para pemula, termasuk pula keterangan-keterangan gambar. Mereka yang
kemampuannya sudah tergolong intermediate dapat memanfaatkan
artikel-artikel berita. Sementara itu, para pembelajar kelas advance bisa
membaca kolom dan editorial yang banyak berisi idiom, bahasa gaul, dan tulisan
dengan gaya tertentu.
Mengikuti berita atau cerita bersambung selama
beberapa hari atau minggu dapat membantu Anda mempelajari kosakata, kata, atau
frase tertentu yang sering diulang.
2. Situs web komunitas belajar
Situs seperti Busuu dan Livemocha merupakan sumber yang baik untuk belajar bahasa asing secara
komprehensif. Cara pembelajaran mendengar dan mengulang mungkin tidak selalu
cocok dengan setiap orang yang mau belajar. Namun, satu sumber yang paling baik
di situs-situs semacam ini adalah forum komunitasnya. Anda bisa terhubung
dengan native speakers dari bahasa asing yang memang ingin
dipelajari.
Komunitas semacam ini memang dirancang
untuk chatting atau mengoreksi satu sama lain dalam menulis
atau berbicara. Situs ini juga memiliki model pembelajaran seperti “online-dating”
yang memungkinkan mereka yang mau belajar untuk terhubung dengan mudah.
3. Lirik lagu
Musik adalah kendaraan yang baik untuk mengingat
bahasa asing. Pada faktanya, proses pembelajaran dapat terjadi begitu saja,
seperti yang dialami oleh para pendengar lagu “Gangnam Style”.
Banyak lagu dalam bahasa asing yang ingin kita
pelajari memiliki nilai-nilai pembelajaran. Namun, lagu terbaik yang perlu
dicari adalah lagu-lagu klasik, yang kira-kira satu zaman dengan “Fly Me to the
Moon” atau “Yesterday”. Lagu yang populer seperti ini cukup terkait dengan
bahasa dan tema kehidupan sehari-hari. Video dengan lirik lagu juga bisa
ditemukan dengan mudah di Youtube.
Untuk Anda yang belajar bahasa Italia, bisa
belajar lagu “Volare (Nel Blu, Dipinto di Blu)”, sementara Anda yang ingin
belajar bahasa Jerman bisa mendengarkan lagu klasik “Lili Marleen”. Manfaat
lain dari lagu klasik adalah Anda dapat sering menemukan petunjuk untuk belajar
dari lirik lagu secara onlineyang memang dirancang oleh para guru.
4. Kelompok diskusi bahasa
Apa ini? Untuk Anda yang tinggal di kota,
kelompok ini dapat menjadi aset yang baik untuk mempraktikkan kemampuan
berbicara Anda dan bertukar sumber pembelajaran dengan rekan lainnya. Komunitas
ini melibatkan mereka yang belajar langsung dengan native speakers.
Facebook dan Meetup.com misalnya.
Kemampuan berbicara adalah salah satu kemampuan
berbahasa yang sering diabaikan ketika belajar sendiri. Namun, ini adalah
kemampuan yang sangat penting. Pada saat Anda mempraktikkannya padanative
speakers, dia bisa memberikan tips-tips penting mengenai pelafalan dan
berbicara sehari-hari.
Bisa bersosialisasi menjadi bonus. Hubungan
persahabatan menjadi motivator yang besar untuk pengembangan kemampuan
berbahasa asing.
5. Podcasts
Orang-orang yang belajar bahasa asing sendiri
biasanya kurang bisa menangkap secara alami ketika belajar dengan menggunakan
kaset atau CD rekaman. Podcasts menjadi salah satu solusinya
karena dapat menjadi alat belajar yang mudah diakses.
Para pemula dapat menemukan podcasts secara
spesifik langsung sesuai dengan bahasa yang ingin dipelajarinya, seperti “Coffee Break Spanish” atau “Talk
Me in Korean“. Sementara itu, mereka yang sudah di
kelas advance bisa mengunduh podcasts sesuai
bahasa yang sedang dipelajari dan juga sesuai dengan minat atau hobi mereka,
misalnya “Inter’s La Marche de l’Histoire“, podcast bahasa Perancis untuk mereka yang gemar dengan
sejarah.
Sumber: KOMPAS.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar